Perawatan bayi baru Lahir sesuai ajaran ISLAM

Perawatan bayi baru Lahir sesuai ajaran ISLAM, mungkin bagi sebagian orang sudah faham,  tapi tidak ada salahnya jika kita kaji lebih dalam lagi. Karena merawat bayi yang baru lahir sangat berbeda dengan merawat bayi yang sudah berumur 3 atau 5 bulan. Kadang ibunya yang melahirkan  sendiri anaknya masih butuh bantuan orang lain untuk merawatnya, atau lebih parah lagi tidak berani merawat sendiri bayinya yang baru lahir.

Mulai saat ini, kita harus belajar merawat bayi kita sendiri. Karena moment  berharga ini tidak akan terulang kembali selamanya. Seumur hidup cuma sekali. Jangan sampai kita menyesal hanya karena kita takut  merawat bayi kita yang baru lahir.
Islam mengajarkan kita dalam perawatan bayi yang  baru lahir. Sebenarnya perawatan bayi baru lahir  tidak jauh beda dengan anjuran para ahli dan pakar perawatan bayi  dan anak.
Perawatan bayi baru lahir sesuai ajaran islam sebenarnya sama dengan anjuran para ahli dan pakar perawatan bayi dan anak.

  • Perawatan sekaligus Kewajiban orang tua muslim adalah dengan Mengumandangkan ADZAN dan IQOMAH ditelinga bayi kita. Ketika bayi  lahir dan sudah dibersihkan dan diberi pakaian, perawatan kewajiban yang selanjutnya adalah dengan  mendengungkan Adzan di telinga kanan bayi lalu Iqomah di telinga kirinya. Supaya yang didengar pertama kali oleh Bayi kita adalah Kalimah Thoyibah kalimah yang mengagungkan Asma Alloh swt. Hal ini harus dilakukan menurut Ajaran islam, untuk mengajarkan ketauhidan kepada Alloh swt.(Sebiknya Adzan dan Iqomah ini dilakukan oleh ayahnya sendiri)
  • Selanjutnya sesegera mungkin menyusui  bayi kita. Karena (ASI) air susu yang keluar (biasanya berwarna kekuningan bukan putih) dari Ibu mengandung Collostrum zat kekebalan tubuh yang sangat dibutuhkan Bayi kita.
  • Memberi nama (biasanya kita sudah mempersiapkan nama untuk buah hati kita, jauh sebelum bayi kita lahir). Sekedar masukan saja, bahwa Sunnah Rosululloh saw, kalau anak laki-laki sebaiknya nama depannya ditambah Mukhammad atau Akhmad biar mendapat sinar (Nur mukhammad) bisa juga Abdulloh atau Abdillah. Asmaul Khusna nama-nama Alloh swt juga sangat dianjurkan.
  • Mencukur rambut dan melakukan Aqiqah. Sebagai perwujudan syukur kita kepada Alloh swt atas anugerah Anak tersebut, kita laksanakan dengan menyembelih kambing. Dengan iringan Sholawat kita cukur rambut bayi kita dan kita sedekahkan kambing yang sudah diolah. Anak laki-laki 2 ekor kambing, sedangkan untuk anak perempuan 1 ekor kambing. Laksanakan Aqiqah ini setelah tali Pusarnya lepas, atau kalau belum punya cukup rejeki bisa ditunda. Tapi lebih cepat lebih baik.
  • Biasakan ucapkan bismillah sebelum menyusui, alkhamdulillah, yahdikumulloh, yarkhamukalloh apabila bayi kita bersin. Jika bayi menguap Astaghfirulloh kita ucapkan, dan juga masih banyak lagi. Sedini mungkin kita kenalkan dengan ALLOH swt, yang menciptakan kita.
  • Merawat TALI PUSAR harus extra berhati-hati, jangan sampai terinfeksi oleh kuman, karena bayi bisa demam gara-gara ini. Caranya mandikan bayi seperti biasanya lalu gantilah kain kasa yang membungkus tali pusar dengan sangat berhati-hati. Jangan dikasih apapun tali pusar meskipun itu Alkohol, cukup dibungkus dengan kasa saja. Tali pusar akan lepas dengan sendirinya dalam waktu kurang lebih 5 hari. tapi ada juga yang 7 hari atau lebih.
  • Bersihkan dengan tissue basah atau air hangatt jika bayi BAB. merupakan hal yang normal jika bayi pipis 12 sampai 15 kali dalam sehari, karena enzim pencernaan bayi yang belum normal.
  • Tidurkan bayi dalam suhu kamar antara 24-32 derajat celcius. suhu 16 derajat celcius masih diperbolehkan.
  • Pemakaian gerita pada bayi
    Sebenarnya, bayi dipakaikan gerita bertujuan untuk menghangatkan bayi dan mencegah pusar bodong. Hal ini tidak dianjurkan karena memang tidak beralasan. Pemakaian gerita, apalagi bila dipakaikan terlalu ketat, dapat menekan dinding perut bayi sehingga tidak dapat secara bebas mengembang sewaktu bernapas. Alhasil, gerita akan menghalangi pernapasan bayi. Selain itu, gerita yang terlalu ketat juga akan menekan dinding perut sehingga dapat menyebabkan bayi lebih mudah muntah ataupun gumoh. 
  • Sedangkan pemakaian bedong biasanya bertujuan mencegah kaki bayi bengkok. Hal ini juga tidak ada pembenarannya. Pembedongan bayi, sebenarnya lebih tepat bila ditujukan agar bayi merasa hangat dan tidur dengan tenang, namun dengan catatan, kenakan bedong dengan longgar. Yang sering terjadi adalah bayi dibedong terlalu rapat dan kuat. Padahal ini tidak boleh karena dapat mengganggu peredaran darah, menghambat pernapasan, dan juga dapat mengganggu perkembangan gerakan (motorik) bayi karena tangan dan kakinya tidak dapat bergerak dengan leluasa.

Semoga bermanfaat buat anda yang tengah bersiap-siap menanti kelahiran sang buah hati. Perawatan bayi baru lahir sesuai ajaran Islam semoga bisa jadi masukan buat anda. Selamat berbahagia.

Related Post "Perawatan bayi baru Lahir sesuai ajaran ISLAM"

Perawatan bayi yang haid
Perawatan Bayi yang haid, sebenarnya sangatlah mudah.
Liburan Anak selingi dengan Belajar
Liburan Anak selingi dengan Belajar.  Setelah anak
Kecerdasan Anak perlu diasah sejak dini
Kecerdasan Anak  bisa diasah atau distimulasi sejak
MEngatasi Anak Hiperaktif super tepat dan lengkap
Mengatasi Anak Hiperaktif memang tidak semudah membalikkan