Cara Mengatasi Keputihan dengan ramuan alami

Cara Mengatasi Keputihan dengan ramuan alami harusnya kita cermati dan ketahui secara detail. Karena keputihan yang biasanya kita anggap sepele, ternyata bisa berakibat fatal bahkan yang lebih parah lagi, bisa menjalar terus ke organ reproduksi.
Jika kita terlalu menyepelekan keputihan, tanpa kita sadari penyakit-penyakit berbahaya akan menjangkiti kita.

    Cara Mengatasi Keputihan

    Penyakit yang bisa timbul akibat keputihan diantaranya :
    • Wanita penderita keputihan yang kronis (bertahun-tahun) bisa menjadi mandul bahkan bisa berakibat kematian. “Berakibat kematian karena bisa mengakibatkan terjadinya kehamilan di luar kandungan. Kehamilan di luar kandungan, terjadi pendarahan, mengakibatkan kematian pada ibu-ibu,” 
    • Keputihan adalah gejala awal dari kanker mulut rahim. Jadi jangan sampai terlambat untuk tahu apa yang menjadi penyebab keputihan.  Supaya kita tidak menyesal di belakang hari nanti, karena akibat yang ditimbulkan oleh penyakit keputihan ini.
    Penyebab utama keputihan adalah kuman bakteri, parasit dan jamur yaitu :
    1. Infeksi Jamur Candida
    Jamur candida seperti candida albicans, menyebabkan keluarnya cairan yang pekat berwarna putih dan akan mengalami gatal di organ intim, disamping itu akan tidak nyaman sewaktu buang air kecil dan saat berhubungan intim.
    2. Infeksi Bakteri Seperti Gardnerella
    Infeksi Bakteri seperti Gardnerella sama seperti jamur tetapi cairan yang keluar biasanya berwarna putih atau kekuningan dan berbau-bau ikan.
    Cara mengatasi keputihan pada organ intim :
    1. Biasakan untuk membersihkan (cebok) organ intim setiap kali selesai buang urin atau air besar. Caranya cukup dengan membasuh dengan air bersih dari arah depan ke belakang setiap kali usai buang air kecil atau buang air besar. Kemudian basuh dengan tissu sekali usap sebelum mengenakan celana dalam. Karena jika sekitar organ dibiarkan lembap, maka jamur akan tumbuh dengan mudah.
    2. Perhatikan jenis kertas tissu yang digunakan untuk membersihkan daerah organ intim. Lendir dan air memang terserap dengan baik oleh tissu. Namun tissu yang digunakan bisa saja tercemar oleh kuman dan bakteri penyebab infeksi.
    3. Ganti celana dalam minimal dua kali sehari, apalagi saat udara panas.
    4. Kenakan celana dalam yang mudah menyerap keringat, misalnya katun. Hindari celana dalam yang terlalu ketat. Celana dalam yang terlalu ketat akan menekan otot vagina dan membuat suasana lembab.
    5. Hindari memakai celana jeans terlalu ketat di wilayah selangkangan, karena dapat memicu kelembapan dan memberi peluang jamur tumbuh subur pada area ini.
    6. Gunakan air yang berasal dari kran jika berada di toilet umum, hindari penggunaan air yang berasal dari tempat penampungan karena air yang ditampung di toilet umum dapat mengandung bakteri dan jamur.
    7. Hindari penggunaan pantyliner beraroma (parfum) atau secara terus menerus setiap hari karena dapat menyebabkan iritasi kulit. Pantyliner hanya digunakan saat mengalami keputihan saja, selalu mempersiapkan celana dalam lebih untuk ganti.
    8. Saat menstruasi, gunakan pembalut dengan permukaan yang lembut dan kering sehingga tidak menimbulkan iritasi. Selain itu gantilah pembalut sesering mungkin. Pada saat aliran darah banyak, minimal 5-6 jam sekali. Darah yang tertampung pada pembalut bisa menjadi media tumbuhnya kuman penyebab infeksi.
    9. Hindari penggunaan cairan khusus pembersih organ intim secara rutin karena akan mengganggu keseimbangan flora dalam organ intim. Bila terlalu sering dipakai, justru akan membunuh bakteri baik dalam organ intim, yang selanjutnya akan memicu tumbuhnya jamur. Akibatnya, muncul gatal-gatal di area organ intim.
    10. Bagi wanita yang pernah melahirkan atau melakukan hubungan seks, lakukan pap smear setahun sekali.
    11. Hindari hubungan seks saat haid. Karena saat menstruasi dinding rahim cenderung lebih lunak sehingga dapat menyebabkan luka. (selain dilarang oleh Islam)
    12. Hindari stres berlebihan dan konsumsi makanan seimbang.
    Cara Mengobati Keputihan Secara Alami  :
    Mengobati keputihan secara alami dapat menggunakan daun sirih dan daun sambiloto.
    Berikut adalah resep atau ramuan daun sirih  untuk mengobati  keputihan :

    1. Rebus 10 daun sirih yang telah dicuci bersih kedalam 2,5 liter air.
    2. Gunakan air rebusan yang masih hangat tersebut untuk mencuci (cebok) organ intim.
    3. Lakukan berulang-ulang sampai terasa ada perubahan.
    4. Bila masih tetap tidak ada perubahan. Segera berkonsultasi dengan Dokter.

    Sedangkan yang menggunakan daunn sambiloto caranya adalah sebagai berikut :

    1. Ambil tiga batang sambiloto lalu dicuci sampai bersih lalu dipotong-potong. 
    2. Kemudian masukkan potongan-potongan tadi ke dalam wadah dan beri empat gelas air dan direbus hingga tersisa dua gelas. Setelah dingin saring setelah airnya dingin.
    3. Diminum tiga kali sehari dengan dosis tiga perempat gelas setiap kali minum. Jika perlu ditambahkan madu secukupnya.
    4. Jika sakit berlanjut hubungi dokter.
    Sebelum anda menjatuhkan pilihan untuk berobat secara alami, ada baiknya jika anda memeriksakan terlebih dahulu jenis keputihan yang anda alami, jika jenis keputihan yang anda derita tak kunjung sembuh, sebaiknya anda berobat ke dokter ahli. Dengan memeriksakan jeni keputihan anda, akan mengetahui jenisnya, sehingga akan mudah menentukan obatnya.

    Lain penyebab keputihan, lain pula obatnya. Untuk kepastian apa penyebab keputihannya, aturan mediknya harus dilakukan pemeriksaan khusus. Semoga Cara Mengatasi Keputihan bisa bermanfaat bagi kita semua.

    Related Post "Cara Mengatasi Keputihan dengan ramuan alami"

    Makanan untuk Diabetes yang disarankan
    Makanan untuk Diabetes yang disarankan wajib kita
    Gejala Diabetes yang wajib diketahui
    Gejala Diabetes yang wajib diketahui ada dua
    Kasiat Bawang Merah Untuk Kesehatan dan Kecantikan
    Khasiat Bawang merah orang mengetahuinya mungkin  hanya
    Posisi Tidur yang Baik dan Bebas pegal
    Posisi Tidur yang Baik sangatlah penting bagi